myudiman

Taman Tempat Menanam Harapan

In Umum on Januari 21, 2011 at 11:48 pm

Taman Kolam Pusjatan

Di Jalan AH Nasution Bandung  264 – dulu Jl. Raya Sindanglaya –  tepatnya di kompleks Pusat Penelitian Jalan dan Jembatan (Pusjatan) Badan Litbang Kementrian Pekerjaan Umum, tersimpan mutiara dan pesona lingkungan yang tidak (belum) banyak diketahui publik.

Terlindung bangunan peredam kebisingan, pada lahan seluas sekitar 2000 meter persegi, sejak setahun lalu, telah hadir sebuah taman dengan kolam buatan yang luas.

Puluhan tanaman peneduh, diselingi pohom kamboja tertanam dengan rapi, berjarak sama, diantara hamparan rumput, berselang seling dengan jalur untuk pejalan kaki yang ditembok rapi saling menghubungkan.

Taman Pusjatan Suatu Pagi

Inilah taman yang nantinya akan menjadi salah satu tempat warga di kawasan Bandung Timur meluangkan waktunya. Bercengkrama dengan keluarga sembari menikmati keindahan alam, semilir angin, riak air, dan cericit burung di sela-sela pepohonan.

Taman yang akan menjadi pusat kegiatan. Mengurangi arus langkah penduduk kota ke mal dan pusat-pusat belanja. Mengurangi budaya konsumerisme yang sudah mengurat mengakar di masyarakat. Di sini, para warga dapat berolahraga ringan, berjalan kaki mengelilingi kolam, membakar kalori sambil menikmati sejuknya udara.

Lokasi taman memang bersebelahan dengan Jalan AH Nasution yang sibuk dan menghubungkan kawasan Bandung Timur dengan salah satu titik kemacetan di kota Bandung ; Terminal Cicaheum dan kawasan lainnya di pusat kota. Namun, keriuhan jalan seolah tak terdengar di taman ini. Menjadi kontras karena suasananya yang senyap dan tenang, menghanyutkan.

Bangunan Peredam Kebisingan di Pusjatan

Satu taman lagi yang sedang dalam tahap akhir penyelesaian ada di komplek perumahan tempat saya tinggal, Ujungberung Indah. Pembangunan taman ini adalah inisiatif pengurus RW 11 Komplek Ujungberung Indah untuk menyediakan ruang publik yang nyaman bagi para penghuni komplek. Selain sebuah lapangan kecil tempat anak-anak dan remaja bermain bola. Taman juga dilengkapi gazebo yang menjadi tempat serbaguna.

Taman-taman ini akan menambah jumlah taman dan ruang publik yang memang sangat terbatas jumlahnya di Bandung. Terlebih, sekarang ini lokasi taman banyak tersebar di pusat kota, dan kawasan Bandung Utara. Hadirnya taman-taman di kawasan timur Bandung menjadi penyeimbang, di tengah padatnya populasi penduduk di kawasan yang sebelumnya telah menjadi kawasan industri ini.

Taman RW 11 Komplek Ujungberung Indah

Dalam imaji saya yang sederhana, kedua taman ini akan menjadi taman masa depan untuk warga kawasan Bandung Timur dan sekitarnya. Setiap pagi di akhir pekan, taman ini akan diramaikan oleh masyarakat yang berolahraga dan menikmati alam. Saat senja, warga pun dapat kembali berinteraksi dan bercengkrama dibawah rindang pepohonan, semilir angin dan senyum matahari yang beranjak ke peraduan.

Hanya saja perlu diperhatikan oleh para pengelola taman, kelaziman di kota-kota dunia ketiga seperti Bandung. Keramaian suasana bakal mengundang naluri bisnis para pengusaha untuk datang dan menangkap peluang usaha. Para pedagang kaki lima akan berbondong-bondong datang dan turut meramaikan suasana. Menjajakan aneka barang dagangan, dan membikin semrawut. Namun, saya yakin di kedua taman ini, ketegasan para penjaga dan pengelola akan tetap ada untuk menjadikan taman ini senantiasa menjadi milik warga. Semoga.

Seorang Anak Bersepeda di Taman RW 11 Ujungberung Indah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: