myudiman

Jalan-Jalan di Cihapit ; Bewara Ti Bank Saudara

In Jalan-jalan on Juli 14, 2008 at 7:02 am

Hari ini saya ada perlu ke Jl. Cihapit Bandung. Bukan nyari lontong tahu cihapit yang terkenal itu, kebetulan ada seseorang yang hendak saya temui disana. Hanya saja ditengah jalan, rencana pertemuan itu batal, dan saya pun memutuskan pulang kembali ke rumah di sindanglaya.

Namun, jalan-jalan di kawasan Cihapit terlalu sayang untuk dilewatkan begitu saja. Selain banyak pedagang kaki lima yang berjualan makanan, suasana Cihapit yang adem dan teduh pun sangat menarik untuk dilewatkan berlama-lama. Mulailah saya menyusuri deretan kios barang bekas, – umumnya melayani jual-beli kaset, sepatu dan CD – di sepanjang jalan Cihapit dari arah kantor Bank NISP, menyeberang Jalan Riau hingga ke kawasan Cihapit yang masih teduh dengan pepohonan.

Saya sempat mengganjal perut dengan sepotong tahu isi yang dijual depan toko “Tjihapit”, sembari menyeruput teh botol. Setelah merasa cukup kenyang, perjalanan saya lanjutkan kembali. Di depan gerai Bank Saudara (dulu Bank Himpunan Sodara (HS) 1906), saya menemukan sesuatu yang menarik. Tertempel di kaca depan Bank HS, temuan yang menarik itu adalah sebuah pengumuman dari Bank Sudara untuk para nasabahnya yang dibuat dalam bahasa sunda. Betul sodara, bukan bahasa Indonesia, Inggris apalagi Jawa, tapi bahasa sunda.

Di era ketika bahasa Indonesia dan Inggris, serta campuran keduanya (englindo) menjadi lingua franca dalam setiap aktifitas bisnis, Bank Saudara memilih menginformasikan kepada nasabahnya informasi dalam bahasa sunda. Lengkapnya pengumuman Bank Saudara tsb berbunyi :

BEWARA Ti BANK SAUDARA

Assalamualaikum Wr.Wb.

Hatur Uninga ka sadaya pangersa bapak miwah ibu para pangsiunan anu ngajengken kiridit ka Bank Saudara dina sasih Juni dugi ka sasih Agustus 2008, aya tawis asih tilam kanyaah ti Bank Saudara bantosan mangrupi artos kontan etang-etang kanggo ngirangan kaabot biaya pendidikan putra atanapi putu Ibu miwah Bapak.

Ka Pangersa Bapak sareng ibu anu meryogikeun sumangga sumping ka Bank Saudara atanapi kantor pos anu caket sareng palinggihan.

Mugi janten uningan, kalayan mugia sing mangfaat pinuh barokah. Amien.

Wassalamualiakum.

Direksi Bank Saudara 1906 Tbk.

terjemahan bebasnya kira-kira begini :

Pengumuman dari Bank Saudara

Diberitahukan kepada Bapak dan Ibu Yth, para pensiunan yang mengajukan kredit ke Bank Saudara dalam bulan Juni hingga Agustus 2008, ada sedikit bingkisan dari Bank Saudara bantuan berupa uang tunai, untuk mengurangi besarnya biaya pendidikan putera-puteri/cucu Bapak dan Ibu.

Bapak dan Ibu yang memerlukan dipersilakan untuk datang ke kantor Cabang Bank Saudara/kantor pos terdekat.

Demikian agar diketahui, mudah-mudahan ada manfaatnya dan penuh berkah. Amien.

Wassalamualaikum,

Direksi Bank Saudara 1906 Tbk

Sebagai bank yang didirikan di bandung, dan sahamnya dimiliki keluarga Panigoro, memang sudah sepatutnya jika BS dalam penyampaian informasinya menggunakan bahasa sunda, terutama jika market yang dibidiknya adalah para pensiunan, yang memang menggunakan bahasa sunda sebagai bahasa pergaulan. Namun yang lebih penting dari itu, terlepas dari upaya bank sudara meringankan beban para pensiunanan akibat semakin tingginya biaya pendidikan, penyampaian bewara dalam bahasa sunda sangat patut diapresiasi sebagai upaya ngamumule basa sunda, dan menjadikannya tuan di rumahnya sendiri.

  1. Salut kepada jajaran manajemen Bank Saudara yang mau melestarikan Bahasa Sunda.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: